HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Belawan Budaya BUMN/BUMD Daerah dprd Ekonomi headline hukum Internasional kabupaten Tapanuli Utara Kesehatan kota pematangsiantar Kriminal labuhan batu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Hukum Redaksi Sergai simalungun Tebing Tinggi Teknologi

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad

Henry Jhon Hutagalung Ketua DPRD Kota medan Dan Drs Dzulmi Eldin Wali Kota Medan harus menindak tegas Tongku P Siregar Lurah Kelurahan Pahlawan Kangkangi Perda kota medan



Medan Perjuangan, Prospek News
Tongku P Siregar Lurah Kelurahan Pahlawan kangkangi Perda Wali Kota Medan tentang Pengangkatan Kepling. Tongku P Siregar “Buta” akan Perda Wali Kota Medan tersebut.Terbukti ketika  M Ridwan alias Agam (48 tahun) menyerahkan berkas untuk menjadi Kepling VI Kelurahan Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan disertai tanda tanggan warga salah satu syarat menjadi Kepling diterima Nilam Seketaris Lurah bahkan disampaikan kepadaTongku P Siregar Lurah Kelurahan Pahlawan namun diabaikan.(Foto kantor lurah kelurahan Pahlawan)  Batas usia menjadi menjadi alasan.

Tongku P Siregar selaku Lurah mengabaikan Perda Kota Medan yang baru (Peraturan Daerah kota Medan tentang Batas usia pengangkatan Kepling). Konon Tongku P Siregar mengangkat Roy Maratua menjadi Kepling VI Kelurahan Pahlawan tanpa dukungan warga. Rp 6,5 juta uang yang diminta Tongku P Siregar kepada Roy Maratua. Syarat untuk menjadi kepling VI ungkap M Ridwan alias Agam. Menurut siyalemen yang berkembang di masyarakat Tongku P Siregar menerima Gratifikasi yang mengiurkan dari salah seorang Anggota DPRD Kota Medan Dapil IV sebagai pendana dan bekingnya Roy Maratua. Penyebab berkas M Ridwan alias Agam diabaikan.

Dalam Konteks ini bisa jadi Camat Medan Perjuangan tutup mata. M Ridwan alias Agam serta Warga Lingkungan VI meminta kepada Henry Jhon Hutagalung Ketua DPRD Kota Medan dan Drs Dzulmi Eldin Wali Kota Medan berani tidak menyikapi menindak lanjuti aspirasi keluhan warga Lingkungan VI Kelurahan Pahlawan. Menindak tegas Tongku P Siregar yang sengaja mengabaikan Perda serta “menerima Gratifikasi “.Begitu juga dengan oknum lainnya.
Buyung Kepling II Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung beri “upeti” Rp 5 juta kepada Indra Mulia Nasution mantan Camat Medan Tembung.
Sementara itu Buyung Kepling II Kelurahan Banten Kecamatan Medan Tembung menjual nama Indra Nasution alasan untuk mendapatkan uang pinjaman kepada Aan Pengusaha Panglong etnis Tiongha warga Jalan Pukat Banting IV Lingkungan II sebesar Rp 5 juta. Syarat untuk memperpanjang masa jabatan Kepling di Kelurahan Bantan yang harus dipenuhi “upeti” kepada Indra Mulia Nasution Mantan Camat Medan Tembung ungkap Rajab warga Pukat Banting IV Mantan Karyawan Aan saksi mata dalam penyerahan uang tersebut.Tidak menutup kemungkinan “upeti”tersebut berlanjut di Kecamatan Medan Tembung. Bekerja Sama dan sama sama bekerja untuk kemajuaan dan kemakmuran Kota Medan Metropolitan Semboyan Kota Medan disalah artikan oleh oknum tertentu. Selagi ada kesempatan mari sama sama korupsi dan pungli untuk kemakmuran dan kemajuaan pribadi semboyan para pungli serta koruptor. (Awalluddin)  

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *