HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ankara Baksos banjir Bansos Batam Belawan Binjai Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Headline Hut Bhayangkara Internasional Jakarta Kairo kasat lantas Binjai Kepri kepulauan Seribu Kesehatan Kriminal Laeikan longsor Mapolres Medan Narkotika Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Pancur Batu Pemerasan penanggulangan Covid-19 penanggulangan covid-19 Seligi 2020 Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Pesta Adat Politik & Hukum Rilis Pelaksanaan Tugas Polda Kepri Ahir Tahun 2020 Samsat Medan Utara Satlantas Sergai Sertijab SINGKIL SUBULUSSALAM Sumut Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi TNI-Polri Gelar Apel Operasi Lilin

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad

Fakta Banjir dan Gempa di Kota Medan dan Sumut, Ratusan Warga Dievakuasi dan Lima Jenazah Ditemukan


 Longsor di Jalan Medan-Berastagi dan juga banjir di sejumlah wilayah di Medan, Binjai, dan Deliserdang, Jumat (4/12/2020)

Medan, Prospeknews.co.id - Banjir menerjang sejumlah Kecamatan di Kota Medan, Sumatera Utara, sejak Jumat (4/12/2020) dini hari.

Satu di antaranya yang terparah di wilayah Kecamatan Medan Tuntungan hingga Medan Sunggal, tepatnya di Kompleks Perumahan De Flamboyan, Tanjung Selamat.

Bahkan, Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi, langsung turun ke lokasi Kompleks Perumahan de Flamboyan untuk melihat kondisi terkini permukiman warga dan korban yang terdampak banjir.

Edy Rahmayadi datang didampingi Plt Kepala BPBD Sumut, Riadil Akhir Lubis, Polri  dan Danramil setempat.

Edy terlihat beberapa kali memberikan pengarahan kepada Riadil maupun aparat TNI-POLRI dan Basarnas dalam menangani banjir tersebut, mulai dari pembersihan rumah-rumah warga hingga pencarian korban hilang akibat terseret arus banjir.

Dilansir dari laman Serambinews.com, "Riadil, koordinasi dengan Danramil, bantu warga bersihkan rumah mereka, data apa saja yang dibutuhkan warga. Danramil kamu kerahkan anggota susuri arah aliran air sungai untuk mencari korban yang hilang," ujar Edy, di Perumahan de Flamboyan, Jumat.

Usai melihat lokasi banjir, Edy pun bergerak ke posko pengungsian yang berada di Balai Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, yang berbatasan dengan Kota Medan tersebut.

Edy mengecek kesiapan BPBD dan pemerintah setempat dalam menangani para pengungsian, termasuk ketersediaan tenaga medis dan fasilitas yang ada di posko pengungsian tersebut.

"Tolong ini didata berapa warga yang berada di sini. Pak dokter tolong diperhatikan yang sakit, balita, orang-orang tua kita ini," ujarnya.

Tak sampai di situ, Edy kemudian bergerak ke Mako Arhanud yang berada di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.(PN)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *