HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Baksos Bansos Belawan Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Headline Hut Bhayangkara Internasional Kairo Kesehatan Kriminal Laeikan Mapolres Medan Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Politik & Hukum Samsat Medan Utara Satlantas Sergai SINGKIL SUBULUSSALAM Sumut Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad

Iran akan luncurkan satelit, yang dianggap AS kedok pengembangan rudal




Satelit Zafar akan diluncurkan ke orbit hari ini dari Semnan pada kecepatan 7.400 kilometer,
Dubai, Prospeknews.co.id- Iran pada Minggu akan meluncurkan satelit, yang menjadi bagian dari program pemula miliknya, menurut salah satu menteri.

Amerika Serikat menganggap program tersebut sebagai kedok untuk menutupi pengembangan rudal balistik Iran.

"Satelit Zafar akan diluncurkan ke orbit hari ini dari Semnan pada kecepatan 7.400 kilometer," kata Menteri Teknologi Komunikasi dan Infromasi Iran, Mohammad Javad Azari-Jahromi, seperti dilansir Kantor Berita IRIB.

Iran meluncurkan sedikitnya dua satelit tahun lalu, namun gagal.

Amerika Serikat mengatakan pihaknya merasa khawatir bahwa teknologi balistik jarak jauh yang digunakan untuk menempatkan satelit ke dalam orbit dapat digunakan untuk meluncurkan hulu ledak nuklir. Teheran membantah aktivitas satelit sebagai kedok untuk pengembangan rudal dan mengatakan Iran tidak pernah mengejar pengembangan senjata nuklir.

Pemerintah Presiden Donald Trump kembali memberlakukan sanksi terhadap Iran setelah pada 2018 Washingon hengkang dari perjanjian internasional, yang dirancang untuk mengekang program nuklir Iran. Menurutnya, perjanjian nuklir tersebut sangat lemah dan tidak mencakup pembatasan terhadap program rudal Teheran.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, yang sudah meningkat atas isu nuklir, mencapai puncaknya dalam puluhan tahun setelah jenderal besar Iran, Qassem Soleimani, tewas dalam serangan pesawat nirawak AS di Baghdad pada 3 Januari. Iran pun membalas serangan tersebut dengan menargetkan pangkalan AS di Irak.

Begitu satelit berada di orbit, gambar pertama yang akan dikirim yakni foto Soleimani, kata Menteri Azari-Jahromi, Minggu.

Iran meluncurkan satelit pertama mereka Omid (Hope) pada 2009 dan satelit Rasad (Observation) dilepaskan ke orbit pada Juni 2011. Teheran menyebutkan bahwa pada 2012 pihaknya berhasil menempatkan satelit buatan sendiri ketiga Navid (Promise) ke orbit.

Sumber        : Reuters
Dikutip dari  : Antaranews

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *