HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Baksos Bansos Belawan Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Headline Hut Bhayangkara Internasional Kesehatan Kriminal Laeikan Mapolres Medan Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Politik & Hukum Samsat Medan Utara Satlantas Sergai SINGKIL SUBULUSSALAM Sumut Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad

PM Boris: Inggris tak akan sesali kematian Soleimani


"Seruan ... aksi balasan akan menciptakan lebih banyak kekerasan"

London,Prospeknews.co.id- Perdana Menteri Boris Johnson pada Minggu mengatakan bahwa Inggris tidak akan menyesali kematian komandan Pengawal Revolusi Iran Qassem Soleimani, yang tewas akibat serangan pesawat nirawak  Amerika Serikat di Irak pada Jumat.

Namun pihaknya menyerukan  pengendalian diri untuk merespons kematiannya.

Soleimani "bertanggung jawab atas pola tingkah laku yang memecah belah dan mengacaukan di kawasan. Mengingat peran utama yang ia mainkan dalam sejumlah aksi, yang menewaskan ribuan warga sipil tak berdosa dan personel barat, kami tidak akan menyesali kematiannya," kata Johnson melalui pernyataan.

Ia menambahkan: "Seruan ... aksi balasan akan menciptakan lebih banyak kekerasan."

Johnson mengaku telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump, Kanselir Jerman Angela Merkel dan juga Presiden Prancis Emmanuel Macron soal situasi mendidih di Timur Tengah. Dia menambahkan: "Kami berkoordinasi erat dengan semua pihak untuk meredam konflik."

Menurutnya, sejumlah langkah telah ditempuh untuk meningkatkan keamanan bagi personel dan kepentingan Inggris di kawasan tersebut.

Sumber: Reuters
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Ant
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *