HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ankara Baksos banjir Bansos Batam Belawan Binjai Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Hari Pers Nasional Headline Hut Bhayangkara Internasional Jakarta Kairo kasat lantas Binjai Kebakaran Hutan Kepolisian Kepri Kepri kepulauan Seribu Kesehatan Kriminal kunjungan Gubernur ke Polda Kepri Laeikan longsor Mapolres Medan Narkotika Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Paksinasi covid 19 Pancur Batu Pelantikan gubernur Kepri Pelantikan Gubernur Riau Pembunuhan Pemerasan Pemusnahan KTP penanggulangan Covid-19 penanggulangan covid-19 Seligi 2020 Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Pesta Adat PLN lakukan Pemutusan Kabel TV yang memakai Pasilitas PLN Polda Kepri Politik & Hukum Polres Enrekang Rilis Pelaksanaan Tugas Polda Kepri Ahir Tahun 2020 Samsat Medan Utara Satlantas Sergai Sertijab SINGKIL Stabat SUBULUSSALAM Sumut Takalar Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi TNI-Polri TNI-Polri Gelar Apel Operasi Lilin

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad

Presiden Abbas telepon wartawan foto yang cedera



Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Ramallah di Tepi Barat yang diduduki Israel, 11/11/2019. ANTARA/REUTERS/Mohamad Torokman/tm
Ramallah, Palestina (Prospeknews.co.id) - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon wartawan foto Moath Amarneh, yang kehilangan mata kirinya setelah menderita luka parah akibat tembakan pasukan Israel, dan menanyakan kondisi kesehatannya.

Presiden Abbas mengutuk serangan pasukan Israel terhadap Amarneh, dan mendoakan dia cepat sembuh, kata kantor berita Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin.

Presiden Palestina tersebut meyakinkan Amarneh bahwa ia telah menginstruksikan semua lembaga terkait, termasuk Kementerian Kesehatan, agar memberi dia semua perawatan yang diperlukan.

Amarneh kehilangan mata kirinya setelah cedera serius akibat peluru logam yang ditembakkan seorang tentara Israel di wilayah Surif di Gubernuran Al-Khalil (Hebron), tempat ia meliputi aksi protes terhadap penyitaan lahan.

Wartawan foto itu menjalani operasi untuk mengangkat peluru, yang tampaknya telah mengenai otaknya sehingga operasi jadi sulit. Operasi diperkirakan akan dilakukan beberapa kali lagi dalam beberapa hari ke depan.

Sumber: Antara

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *