HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ankara Baksos banjir Bansos Batam Belawan Binjai Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Hari Pers Nasional Headline Hut Bhayangkara Internasional Jakarta Kairo kasat lantas Binjai Kebakaran Hutan Kepolisian Kepri Kepri kepulauan Seribu Kesehatan Kriminal kunjungan Gubernur ke Polda Kepri Laeikan longsor Mapolres Medan Narkotika Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Paksinasi covid 19 Pancur Batu Pelantikan gubernur Kepri Pelantikan Gubernur Riau Pembangunan infrastruktur Pembunuhan Pemerasan Pemusnahan KTP penanggulangan Covid-19 penanggulangan covid-19 Seligi 2020 Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Pesta Adat PLN lakukan Pemutusan Kabel TV yang memakai Pasilitas PLN Polda Kepri Politik & Hukum Polres Enrekang Rilis Pelaksanaan Tugas Polda Kepri Ahir Tahun 2020 Samsat Medan Utara Satlantas Sergai Sertijab SINGKIL Stabat SUBULUSSALAM Sumut Takalar Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi TNI-Polri TNI-Polri Gelar Apel Operasi Lilin

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad

Bupati Sergai Hadiri Peluncuran Dan Bedah Buku Karya Dadang Darmawan Pasaribu

Sergai,Prospeknews.com - Bupati Serdang Bedagai,Ir.H.Soekirman,menghadiri peluncuran dan bedah buku yang berjudul "Kita Telah Mati" karya Dadang Darmawan Pasaribu,di aula FISIPOL USU Jalan Dr.A Sofyan No.1a Padang Bulan Medan.Demikian disampaikan Kadis Kominfo Sergai M.Iksan MAP kepada wartawan di kantornya , Selasa ( 20/8). 
           Acara peluncuran dan bedah buku yang di gelar pada tanggal 20 Agustus tersebut di hadiri oleh Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, Staf Ahli Bupati,  Kepala Dinas Pendidikan Sergai Drs Jhoni Walker Manik,  MM,  Wakil Dekan I fayykultas FISIPOL, penulis buku Kita Telah Mati Dadang Darmawan Pasaribu,  puluhan undangan,  mahasiswa,  budayawan,   dan aktifis. 
                Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutanya mengatakan "Selama 20 tahun setelah reformasi menghasilkan banyak perubahan,  ada yang bahagia dan ada yang kecewa.  Dari pergerakan-pergerakan masuk kedalam sistem. Selama 20 tahun setelah reformasi saya sudah 14 tahun bergerak dalam sistem tertentu serta telah banyak testimoni-testimoni yang saya dapatkan.                    Saya ingat ada hal yang harus kita pegang dalam perkembangan zaman yaitu kebudayaan,  oleh sebab itu literasi yang telah di wujudkan oleh penulis dalam hal ini Dadang  Darmawan Pasaribu dalam suatu buku menurut saya merupakan bukti pentingnya kebudayaan.
                  Kita yang meninggalkan kebudayaan tak akan mungkin sukses karena  budaya merupakan  pondasi yang mana diatasnya tumbuh ideologi sosial,  ekonomi politik dan yang lainnya,    jika budaya rusak maka apapun yang tumbuh di atasnya pasti akan ikut rusak. 
              Buku Kita Telah Mati yang di tulis oleh Dadang Darmawan Pasaribu merupakan hasil karya dan buah pikir yang sangat menarik untuk di baca,  terdapat beberapa judul kecil yang menarik mata saya untuk membacanya sehingga saya berulangkali  membacaya".Ungkap Bupati.
               Peluncuran dan pembedahan buku di isi  dengan monolog  yang berjudul "Ibu" dan sangat menyedot perhatian para undangan.(Aripin).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *