HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ankara Baksos banjir Bansos Batam Belawan Binjai Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Hari Pers Nasional Headline Hut Bhayangkara Internasional Jakarta Kairo kasat lantas Binjai Kebakaran Hutan Kepolisian Kepri Kepri kepulauan Seribu Kesehatan Kriminal Laeikan longsor Mapolres Medan Narkotika Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Pancur Batu Pelantikan Gubernur Riau Pembunuhan Pemerasan Pemusnahan KTP penanggulangan Covid-19 penanggulangan covid-19 Seligi 2020 Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Pesta Adat PLN lakukan Pemutusan Kabel TV yang memakai Pasilitas PLN Politik & Hukum Polres Enrekang Rilis Pelaksanaan Tugas Polda Kepri Ahir Tahun 2020 Samsat Medan Utara Satlantas Sergai Sertijab SINGKIL Stabat SUBULUSSALAM Sumut Takalar Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi TNI-Polri Gelar Apel Operasi Lilin

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad

Dua Nelayan Asal Sumut Dipulangkan Dari Malaysia


Deliserdang  ( Prospek News )

Dua nelayan asal Sumatera Utara (Sumut) yang sempat ditahan empat bulan di penjara Malaysia karena dituduh melangar perbatasan laut disaat mencari ikan masing-masing Heri (29) warga Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang dan  Dani Sajib (18) warga  Pangkalan Brandan, Kecamatan Babalan, Langkat pada Rabu (28/3) sekira pukul 11.16 Wib.

Heri dan Dani dipulangkan atas kerjasama dengan pemerintah Indonesia. Keduanya tiba di Bandara Kualanamu dengan pesawat Sriwijaya Air dari Penang, Malaysia. Setibanya di Bandara Kualanamu, Heri dan Dani disambut petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan, Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan perikanan (PSDKP)  Belawan serta unsur terkait lainya.
Koordinator  Ditjen PSDKP Monang Harahap menyebutkan pemulangan ini hal yang  kesekian kalinya dilakukan dalam  kasus yang sama. Menurutnya pada bulan sebelumnya sekitar 71 orang nelayan  sudah dipulangkan atas kerjasama pemerintah Indonesia dengan Malaysia.
Sedangkan pemulangan kedua nelayan ini  rentetan dari pemulangan 71 orang sebelumnya. Namun disebabkan  ada kesalahan teknis atas dokumen sehingga baru hari ini bisa  dipulangkan.
Sejauh ini didalam data terbaru yang  diperoleh masih banyak neyalan Indonesia yang ditahan di Malaysia melanggar perbatasan laut. "Kalau tidak salah sekitar 19  orang lagi masih ditahan, saat ini pemerintah sedang berusaha terus memulangkan mereka secepatnya," sebutnya.
Diharapkan  jangan ada lagi nelayan yang ditahan karena nelayan yang menderita apa bila ditindak di Malaysia. Terhadap nelayan juga dihimbau sebelum pergi melaut agar terlebih dahulu mempersiapkan diri dan peralatan sehingga batas-batas laut  antara kedua  negara dapat diketahui dengan baik.
PSDKP Belawan, juga sampai sejauh ini terus gencar melakukan sosialisasi serta pemahanan pada nelayan sehingga mereka mengetahui zona perbatasan laut. ‘Terkadang nelayan yang ditangkap ini sudah ada yang dua kali, maka hal ini yang mengherankan bagi kita," ujarnya.
Sementara Heri salah seorang nelayan mengaku sama sekali tidak mengetahui perbatasan laut antara Indonesia dengan Malaysia, bahkan dirinya juga terkejut secara tiba-tiba mereka ditangkap saat mencari ikan.

Dirinya juga  mengaku akan lebih berhati-hati sebab kejadian itu pengalaman pertama baginya. "Tidak enak saat di tahan di penjara apa lagi dinegara orang. Saya sempat ditahan empat bulan  di Malaysia sungguh menyakitkan," ujarnya. Heri juga  berharap  pada pemerintah Indonesia agar para nelayan lainnya  yang masih tertahan di Malaysia secepatnya diurus dan dikeluarkan dari penjara sehingga berkumpul kembali bersama keluarga. Amatan di Bandara Kualanamu, setelah diperiksa dokumen  oleh petugas, selanjutnya mereka dibawa dan diserahkan pada keluarga masing-masing. ( kbl )


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *