HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Baksos Bansos Batam Belawan Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Headline Hut Bhayangkara Internasional Kairo Kesehatan Kriminal Laeikan Mapolres Medan Narkotika Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Pancur Batu Pemerasan Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Politik & Hukum Samsat Medan Utara Satlantas Sergai SINGKIL SUBULUSSALAM Sumut Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad

KPU Kabupaten Deliserdang Tidak Siapkan Jawaban Musyawarah Penyelesaian Sengketa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang Tahun 2018 Ditunda

Deliserdang  ( Prospek News  )

Deliserdang  Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Deliserdang menggelar musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang di Kantor Panwaslih Kabupaten Deliserdang di Jalan STM No.8, Desa Pagar Merbau III, Kecamatan Lubuk Pakam  pada Jumat (26/1)  sekira pukul 10.00 Wib.


Awalnya musyawarah dilakukan berdasarkan laporan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bakal pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang Sofyan Nasution yang berpasangan dengan Hj.Jamilah. Dalam musyawarah yang dipimpin langsung Ketua Panwaslih Kabupaten Deliserdang , langsung dihadiri Sofyan Nasution – Hj.Jamilah didampingi kuasa hukum. Sementara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deliserdang langsung dihadiri Ketua KPU Kabupaten Deliserdang Timo Dahlia Dahlia bersama empat  Komisioner KPU Kabupaten Deliserdang masing - masing Lisbon Situmorang, Arifin Sihombing, Boby Indra Prayoga, Rajuddin Batubara serta Seketaris  M.Abduh .

Setelah pimpinan musyawarah Asman Siagian membuka musyawarah ,tim kuasa hukum Sofyan Nasution - Hj.Jamilah, Suriadi membacakan permohonan (tuntutan)  mereka diantaranya agar Panwaslih Kabupaten Deliserdang  membatalkan Berita Acara KPU Kabupaten Deliserdang Berita Acara Hasil Verifikasi Pemenuhan Jumlah Minimal dan Sebaran Dukungan Perbaikan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang Nomor: 16/PL.03.2-BA/1207/KPU-Kab/2018 pada Minggu (21/1) yang menyatakan  Sofyan Nasution - Hj.Jamilah Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Suriadi juga meminta agar Panwaslih Kabupaten Deliserdang memerintahkan kepada KPU Kabupaten Deliserdang (termohon) melakukan proses ulang verifikasi ulang terhadap jumlah dukungan dan persebaran dukungan yang terdapat dalam dokumen asli hard copy B.1-KWK perseorangan secara transparan dengan disaksikan langsung oleh pemohon dan memerintahkan kepada KPU Kabupaten Deliserdang untuk melakukan verifikasi ulang terhadap jumlah lampiran formulir B.1 KWK perseorangan secara transparan disaksikan langsung oleh pemohon serta memerintahkan KPU Kabupaten Deliserdang untuk melakukan verifikasi ulang terhadap jumlah dukungan dan persebaran dukungan dalam soft copy formulir B.1 KWK perseorangan secara transparan disaksikan langsung pemohon. “Keputusan KPU Kabupaten Deliserdang yang menyatakan Sofyan Nasution - Hj. Jamilah Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sangat merugikan pemohon. Seharusnya KPU Kabupaten Deliserdang melakukan verifikasi secara mendalam dan cermat," kata Suriadi.

Lanjut Suriadi, pemohon keberatan hasil verifikasi KPU Kabupaten Deliserdang dan memohon kepada termohon agar melakukan verifikasi ulang syarat perbaikan. “Verifikasi hanya tiga jam padahal syarat dukungan yang diserahkan 195 ribu lebih formulir B.1 KWK. Termohon melanggar asas profesionalitas karena tim verifikasi tidak kredibilitas dan diduga tidak netral karena ada Aparatur Sipil Negara (ASN).Termohon tidak melibatkan pemohon dalam melakukan pengawasan saat verifikasi selain itu kami melihat berkas syarat perbaikan dari Kecamatan Sibolangit dan Kecamatan Labuhan Deli tercecer di meja verifikasi dan belum dilakukan verifikasi," sebut Suriadi.
Namun saat pimpinan musyawarah Asman Siagian menanyakan kepada KPU Kabupaten Deliserdang apakah sudah ada tanggapan dan jawaban atas gugatan pemohon (Sofyan Nasution - Hj.Jamilah),Ketua KPU Kabupaten Deliserdang Timo Dahlia Daulia mengatakan jika pihaknya belum  mempersiapkan jawaban dan tanggapan atas gugatan  pemohon. “Kami belum mempersiapkan jawaban dan tanggapan atas gugatan pemohon  karena kemungkinan akan ada perubahan - perubahan, meminta waktu selama satu hari untuk mempersiapkan jawaban atas gugatan dari pemohon," ujar Timo.

Menanggapi pernyataan Ketua KPU Kabupaten Deliserdang, Pimpinan Musyawarah yang juga Ketua Panwaslih Kabupaten Deliserdang Asman Siagian mengatakan musyawarah akan diagendakan kembali pada Minggu (28/1) sekira pukul 14.00 Wib. “Musyawarah akan dilanjutkan pada 28 Januari 2018 dengan agenda mendengar jawaban dan tanggapan dari termohon (KPU Kabupaten Deliserdang. Undangan ini secara resmi dan tidak ada lagi undangan secara tertulis," kata Asman Siagian. Musyawarah pun ditutup sekira pukul 10.20 Wib.

Menanggapi belum adanya jawaban dari KPU Kabupaten Deliserdang,ditanggapi bakal calon Bupati Deliserdang Sofyan Nasution. “Itu hal biasa ,musyawarah untuk mufakat.  Kami berharap proses ini akan berjalan baik dan lancar. Belum adanya  jawaban dari KPU tidak menghalangi proses musyawarah, kami tetap fokus ke gugatan kami," pungkas Sofyan Nasution.

Musyawarah pun dilanjutkan  berdasarkan laporan sengketa Pilkada yang dilaporkan Mion Tarigan yang berpasangan dengan Zainal Arifin. Dalam musyawarah ini Mion Tarigan – Zainal Arifin diwakili Ketua Tim Pemenangan Alamsyah Saragaih didampingi kuasa hukum Singal Situmorang dan Irwan Sitanggang.

Mewakili kuasa hukum, Singal Situmorang meminta kepada Panwaslih Kabupaten Deliserdang menyatakan Berita Acara hasil verifikasi pemenuhan jumlah minimal dan sebaran dukungan perbaikan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang Tanun 2018 Nomor : 15/PL.03.2-BA/1207/KPU-Kab/2018 yang dikeluarkan KPU Kabupaten Deliserdang pada Minggu (21/1) batal demi hukum atau setidaknya tidak dapat diterima.

Singal Situmorang juga meminta kepada Panwaslih Kabupaten Deliserdang agar meminta kepada KPU kabupaten Deliserdang meninjau ulang Berita Acara yang dikeluarkan pada Minggu (21/1) atau setidaknya tidak berlaku. “Kami mmeinta kepada Ketua Panwaslih Kabupaten Deliserdang agar mmeinta kepada KPU kabupaten Deliserdang mengadakan penghitungan ulang pemenuhan jumlah minimal dan sebaran dukungan perbaikan dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang.  Keputusan KPU sangat merugikan kepentingan hukum Mion Tarigan - Zainal Arifin. KPU Kabupaten Deliserdang tidak melakukan sosialisasi dalam penghitungan berkas dukungan selain itu Operator Silon dalam pelaksanaan verifikasi dilakukan oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditunjuk KPU Kabupaten Deliserdang,” ujar Singal Situmorang.

Sementara itu Ketua KPU Kabupaten Deliserdang Timo Dahlia Daulay yang hadir bersama empat komisioner dan seketaris mengatakan jika pihaknya belum mempersiapkan tanggapan atau jawaban atas permohonan pemohon karena menunggu apakah permohonan pemohon masih ada perubahan atau tidak. “Kami meminta waktu satu hari untuk membuat tanggapan atau jawaban atas permohonan pemohon,” ujar Timo.

Menanggapi pernyataan Ketua KPU Kabupaten Deliserdang Timo Dahlia Daulay, Pimpinan Musyawarah Asman Siagian menunda musyawarah dan dilanjutkan pada Minggu (28/1) sekira pukul 16.00 Wib. “Kami diberi rentang waktu 12 hari penyelesaiannya mulai dari pembacaan permohonan.  Kami agendakan putusan tanggal 2 atau 3 Februari 2018. Musyawarah dilanjutkan pada Minggu,  28 Januari 2018 sekira pukul 16.00 Wib,” kata Asman Siagian.

Sedangkan Ketua Tim Pemenangan Mion Tarigan-Zainal Arifin, Alamsyah Saragih menegaskan pihaknya siap untuk menghadiri musyawarah selanjutnya pada Minggu (28/1). “Kami siap hadir,” singkatnya. (kbl)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *