HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Baksos Bansos Batam Belawan Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Headline Hut Bhayangkara Internasional Kairo Kesehatan Kriminal Laeikan Mapolres Medan Narkotika Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Pancur Batu Pemerasan Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Politik & Hukum Samsat Medan Utara Satlantas Sergai SINGKIL SUBULUSSALAM Sumut Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad

Besuk Korban Keracunan Di RSUD Deliserdang Kapolres Deliserdang : Diduga Karena Diare


Deliserdang ( Prospek News )

  Kapolres Deliserdang AKBP Eddy Suryanthya Tarigan membesuk warga Jalan Lembaga II, Kelurahan Petapahan Kecamatan Lubuk Pakam yang keracunan setelah makan mie rebus pada Kamis (11/1) malam. Didampingi Kapolsek Lubuk Pakam AKP Nasri Ginting dan Paur Humas Polres Deliserdang  Ipda Dodi Martha menjenguk langsung para korban diruang Seroja Melur RSUD Deliserdang.


Eddy Suryantha Tarigan sempat berbincang dengan  Prabumei Sinaga (50). Kepada Kapolres Deliserdang, Prabumei Sinaga mengaku merasakan sakit perut setelah 10 jam memakan mie rebus yang disajikan selesai melaksanakan wirid rutin setiap malam Jumat. “Awalnya setelah makan mie rebus, saya tidak apa-apa. Tetapi setelah subuh saya baru merasakan sakit di perut seperti mules dan mencret, kemudian saya di bawa ke rumah sakit,” sebut Prabumei Sinaga.

Eddy Suryantha Tarigan menduga para korban bukan keracunan melainkan karena diare oleh makanan yang kurang bersih. “Kalau keracunan gejala yang timbul seperti mual, muntah, kejang-kejang dan lain-lain, tapi karena gejalanya baru dirasakan setelah 10 jam seperti mencret, mual dan muntah itu gejala diare, kami berkesimpulan makanan yang dimakan tidak bersih dan bukan keracunan,” ujar  Eddy Suryantha Tarigan.

Ditambahkan Kapolres, meski pun demikian pihaknya juga menunggu hasil dari laboratorium  untuk mengetahui pasti apa penyebab sakit perut massal tersebut. Informaasi diperoleh sebagian korban  sudah ada yang pulang namun masih yang menjalani perawatan. ( Hs )


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *