HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Baksos Bansos Belawan Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Headline Hut Bhayangkara Internasional Kesehatan Kriminal Laeikan Mapolres Medan Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Politik & Hukum Samsat Medan Utara Satlantas Sergai SINGKIL SUBULUSSALAM Sumut Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad

enih Tanaman Serta Daging Olahan Ilegal Dimusnahkan

Deliserdang  ( Prospek News )

Balai Karantina Pertanian (BKP)  Kelas II Medan memusnahkan ribuan biji benih tanaman serta 3 Kg daging olehan asal luar negeri dengan cara dibakar di Jalan Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin pada Jumat (8/12).

Kepala BKP  Hafni Zahara diwakili Kasubbag Tata Usaha Asep Rachmat Dody, serta Kasi Karantina Tumbuhan Heppy Diati, Kasi Karantina Hewan drh Wagimin, menerangkan  dasar pemusnahan  sesuai dengan UU No.16 Tahun 1992 tentang karantina, hewan,ikan dan tumbuhan. Bahwa media pembawa tersebut tidak dilengkapi sertifikat kesehatan (Phytosanitari Certificate) dari  negara asal atau negara transit dan surat izin Menteri Pertanian, maka terhadap media pembawa tersebut dilakukan tindakan pemusnahan.
 Benih tanaman yang dimusnahkan sebayak 14 item, hasil tindakan yang dikirim dari Kantor Pos Besar Medan sejak Oktober 2017 sampai Desember 2017 melalui negara  Singapura, Turki,Malaysia, Laos, Tiongkok, Inggris dan Saudi Arabia. Sementara daging olahan berbentuk sosis, sebayak 3 kg berasal dari Singapura. “Kegiatan ini rutinitas dilakukan, apa lagi ini adalah tupoksi kita, sesuai UU barang tidak mempunyai dokumen yang sah maka dilakukan pemusnahan," sebut Asep.
 Kasi Karantina Tumbuhan Heppy Diati dalam membacakan risalah pemusnahan menerangkan, benih tanaman  ditindak karena  masuk ke Indonesia ilegal tidak sesuai prosedur dan UU yang sudah ditetapkan. Maka dilakukan penindakan. Untuk tumbuhan memang tidak banyak, kisaran  rata- rata peritemnya  hanya seberat  0,01 - 0,03 Kg  karena bentuknya saset yang dikirim via kantor pos. Namun dampak yang ditimbulkan apa bila benih  ditanam, bisa diatas lahan 1-2 hektar.
 Penindakan kali ini menurutnya sudah relative kecil dibanding sebelumnya yang kami tindak sebanyak 117 item. “Sudah ada penurunan  dibanding sebelumnya, saat ini hanya 14 item. Ini menandakan bahwa masyarakat sudah paham dengan aturan dan UU Karantina. Oleh karena itu diharapkan terus menurun hingga sehingga kedepan tidak ada lagi pemusnahan yang dilakukan pihak Karantina Pertanian," ujarnya.
Ikut hadir juga dalam acara tersebut, Kasi Pabean dan Cukai  TMP B Kualanamu, Argensia Bangun beserta S. Daulay, mewakili Kantor Pos Besar Medan dari  PT AP II Cabang Bandara Kualanamu, serta pejabat dan pegawai BKP Kelas II Medan dan tamu undangan penting lainnya. ( hs )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *