HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Antusias Masyarakat Bayar Pajak Semakin Meningkat Baksos Bansos Belawan Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Headline Hut Bhayangkara Internasional Kesehatan Kriminal Laeikan Mapolres Medan Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Politik & Hukum Samsat Samsat Medan Utara Satlantas Sergai SINGKIL SUBULUSSALAM Sumut Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad
Wagub DKI bantah adanya zona hitam di ibu kota

By On Agustus 12, 2020


Di Jakarta memang penyebarannya tinggi karena disebabkan, testing banyak

Jakarta,Prospeknews.co.id - P Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) membantah adanya zona hitam Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di ibu kota.

"Zona hitam itu apa maksudnya? Tidak ada zona hitam," kata Ariza dalam pembicaraan lewat telepon, Rabu.

Terkait dengan zona hitam yang berhubungan erat dengan jumlah kasus paparan dan penyebaran COVID-19 yang tinggi, Ariza mengatakan hal itu dikarenakan pemprov memperbanyak tes penelusuran COVID-19.

"Di Jakarta memang penyebarannya tinggi karena disebabkan, testing banyak. Luar biasa testing kita. Jumlahnya bisa 5 sampai 10 ribu per harinya. Sudah jauh di atas 55 ribu lebih per pekan," ujarnya.

"Kami memang lebih baik memperbanyak testing. Supaya bisa menyelesaikan masalah. Menyelesaikan masalah kan harus mengidentifikasi masalah. Itu solusi dengan testing. kalau testing diperbanyak memang angka penyebarannya kelihatan" ucapnya.
 

Petuga medis mendata peserta tes usap (swab test) di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (12/8/2020). Tes tersebut diselenggarakan Dewan Pers bekerja sama dengan Dinkes DKI Jakarta yang bertujuan untuk menelusuri penyebaran COVID-19 di kalangan wartawan. ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww. (ANTARA/RENO ESNIR)

Sebelumnya, peta sebaran COVID-19 di wilayah Provinsi DKI Jakarta yang bewarna hitam tertanggal 9 Agustus 2020 lalu  beredar luas di media sosial. Dalam peta itu, bertaut logo Badan Intelijen Negara (BIN) di atas pojok kanan.

Peta itu menghitam merata di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta. Alasannya, jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di DKI Jakarta sudah melampaui angka 1.000 orang.


Dinas Kesehatan DKI Jakarta tidak memberikan keterangan yang pasti mengenai hal ini.

Sementara itu, BIN turut membantah mengeluarkan foto dengan judul Kondisi COVID-19 di DKI Jakarta, di mana seluruh wilayah DKI masuk zona hitam.

Direktur Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto menegaskan bahwa foto tersebut bukan berasal dari BIN, kendati di sisi kanan atas foto itu terdapat logo BIN.

"Data itu bukan dari BIN, itu hoaks," kata Wawan.

Pihak BIN kini tengah menelusuri oknum yang menyebarkan foto dengan logo BIN tersebut untuk ditindaklanjuti.


Dikutip Dari : Antara

Editor           : Admin






Akibat Mati Lampu, Pelayanan Samsat Medan Utara Lantai dua Ruangan BPKB Terganggu

By On Agustus 08, 2020

 Pewarta: Anwar Bintang 

Suasana Kantor Pendaftaran Sepi akibat Mati Lampu di Ruangan Lantai dua Loket BBN

Medan, Prospeknews.co.id - akibat Mati Lampu Pelayanan Pengurusan BBN Kendaraan Bermotor terganggu di Samsat Medan Utara Sabtu (08/08/2020).

Saat mulai ramai pengunjung wajib Pajak mengurus Bea Balik Nama (BBN) Pemilik Langsung maupun yang dikuasakan diloket lantai dua BBN, tiba-tiba  dipintu masuk dihadang oleh Petugas Kepolisian Samsat, melarang wajib pajak yang dikuasakan maupun Pemilik Langsung tidak boleh masuk pasalnya karena Lampu Listrik mati.

Kekecewaan yang dirasakan oleh wajib Pajak Pemilik Langsung maupun yang dikuasakan karena aturannya Siap hari ini jadinya terkendala.

Setelah mati lampu, mesin genset pun dihidupkan, namun semua ruangan Samsat hidup lampu kecuali Ruangan BPKB lantai dua.

Photo: Genset HARTECH HT 300 D, Tengah dioperasikan Saat Mati Lampu di Samsat Medan Utara

Menurut Pantauan awak media Selama ini Biasanya Genset Samsat Mampu Mengaliri arus disetiap ruangan Samsat, tapi Aneh kok hari ini nggak bisa dibagian lantai dua diterangi Arus listrik dari mesin genset Samsat tersebut.

Terputusnya arus listrik ke lantai 2 BPKB belum diketahui apa penyebabnya,karena disaat lampu menyala ada wajib pajak yang jatuh Pingsan di lantai dua Pelayanan BPKB.

Hingga dipenghujung waktu Pelayanan usai Lampu di bagian ruang BPKB pun kunjung tidak nyala.(PN/Ab)

Ular Piton Panjang Delapan Meter Berat 80 Kg, Berhasil Ditangkap Warga di Desa Lae Ikan

By On Juli 23, 2020

Reporter: Admin

Photo: Ular Piton Panjang 8 Meter Berat 80 kg  berhasil ditangkap warga.

Ular Piton Raksasa ditemukan dirumah warga di Desa Laeikan Kec. Sitellu Tali Urang Jehe Kab.Pakpak Bharat Kamis (23/07/20)

Sontak Kerumunan Warga  dikejutkan oleh Seekor Ular  Piton Panjang delapan Meter Berat delapan Puluh kg di dalam rumah Pak Jon

Pak Jon bersama keluarga nya sangat ketakutan setelah mengetahui bahwa ular Piton Raksasa tersebut berada di dalam rumahnya Sendiri.

Diduga keberadaan ular Piton tersebut datang dari Semak-semak belukar yang terletak dibelakang rumah Pak Jon, dan Perlintasan Lae Kombih juga tidak jauh dari Belakang Rumah Pak Jon.

Menurut keterangan warga diperkirakan masih ada kawan ular Piton ini yang masih sembungi yang tidak jauh dari lokasi tersebut.

Beruntung tidak ada korban atas tertangkap nya ular Piton tersebut Sehingga warga berhasil melumpuhkan dan mengupas kulit ular tersebut untuk dijual.

Sumber : Akun Pacabook (R.Tumangger)


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *