Meriahkan HUT - RI Ke-74, Camat Tanjung Beringin Gelar Berbagai Macam Lomba

By On Agustus 22, 2019

Prospeknews.co.id, Serdang Bedagai - Camat  Tanjung Beringin, Fahmi,S.STP,MAP, dalam memeriahkan HUT-RI yang ke-74 Tahun 2019, menggelar berbagai macam lomba, seperti lomba joget balon, lomba makan kerupuk, lomba guli, serta lomba lari goni, yang dilaksanakan dihalaman Kantor Camat Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (21/8).

Lomba tersebut diikuti oleh para peserta yang berasal dari para UPT di Kecamatan  Tanjung Beringin, Muspika Kecamatan Tanjung Beringin, para perangkat Desa se-Kecamatan Tanjung Beringin, serta ibu ibu PKK Desa.

Camat Tanjung Beringin Fahmi,S.STP,MAP,mengatakan Perlombaan yang digelar, disamping memeriahkan HUT-RI yang ke-74, juga bertujuan meningkatkan sinergisitas antara UPT di Kecamatan, serta meningkatkan rasa kekeluargaan di Pemerintahan Kecamatan dengan Pemerintahan Desa.

"Perlombaan ini digelar untuk menningkatkan sinergisitas antara para UPT di intansi ini, dan juga untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antara Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa", ungkap Fahmi, S.STP,MAP, kepada awak media ini, diruang kerjanya usai menggelar lomba.

Fahmi juga menambahkan bahwa sebelumnya pihak Kecamatan Tanjung Beringin, tepatnya dihari peringatan HUT RI tanggal 17 Agustus 2019 kemarin, juga menggelar acara Karnaval "Sampan Hias" yang dilaksanakan dari sungai Kampung Baru Desa Nagur sampai Desa Bagan Kuala.

Acara Karnaval Sampan Hias itu,  disambut positif serta  antusias yang tinggi dari masyaraka sekitar didaerah itu, dan para peserta Karnaval tersebut juga berasal dari masyarakat masing masing Desa se-Kecamatan Tanjung Beringin, sehingga acara terlihat meriah.

" Acara peringatan HUT-RI Tahun ini kelihatan lebih meriah dari tahun sebelumnya, dan antusias masyarakatpun lebih tinggi, mudah mudahan ditahun kedepan bisa lebih baik lagi", ungkap Camat Tanjung Beringin Fahmi,S.STP,MAP. ( Aripin).

  Kecamatan Tanjung Beringin Raih Prestasi Untuk Tingkat Kabupaten.

By On Agustus 22, 2019

Prospeknews.co.id, Serdang Bedagai - Baru beberapa bulan Fahmi,S.STP,MAP,menjabat sebagai Camat di Kecamatan Tanjung Beringin, beliau sudah menampakkan prestasi yang baik di wilayah kenerjanya, dengan memperoleh beberapa prestasi terbaik  ditingkat Kabupaten.

Ini terbukti dihari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus beberapa hari yang lalu,  Kecamatan Tanjung Beringin dibawah kepemimpinan Fahmi,S.STP, MAP,memperoleh juara terbai 2 untuk  "Kecamatan terbersih" dan juara Harapan terbaik 2 untuk "Kecamatan Terbaik" tingkat Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara.

Camat Tanjung Beringin Fahmi,S.STP,MAP, mengatakan diruang kerjanya, kepada awak media ini, Rabu (21/8), bahwa prestasi yang diraih itu tak luput dari dukungan masyarakat, begitu juga dengan kinerja pemerintahannya yang selalu menunjukkan sinergisitas yang baik antara pimpinan dan bawahan.

" Prestasi yang diraih ini tak luput dari dukungan masyarakat, begitu juga dengan sinergisitas kerja di pemerintahan wilayah Kecamatan Tanjung Beringin ini selalu baik, bahkan sampai ke desa desa", ungkap Fahmi.

Fahmi juga menjelaskan tentang pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), bahwa dipertengahan Agustus 2019, Kecamatan Tanjung Beringin meraih Peringkat 3 untuk Kabupten Serdang Bedagai." Pada pertengahan Agustus 2019 ini, kami memperoleh peringkat 3 pembayaran PBB ditingkat Kabupaten".ungkap Fahmi.

Begitu juga dengan Puskesmas Tanjung Beringin, Camat Fahmi juga mengatakan bahwa,  Puskesmas Tanjung Beringin meraih terbaik 1, Puskesmas terbersih di tingkat Kabupaten Serdang Bedagai. ( Aripin ).

Penyuluhan Kesehatan Jelang Pulang dan Ziarah Thaif

By On Agustus 20, 2019

Prospeknews.co.id,Makkah, Arab Saudi- Setelah melaksanakan beberapa rangkaian ibadah haji, sebagian jemaah haji banyak yang mengalami penurunan daya tahan tubuh. Menurut Dr Arifah dari tim PPIH promotif preventif Depkes menyatakan angka sakit dan meninggal dunia meningkat setelah melaksanakan Armuna.Yang menjadi penyebabnya antara lain,  karena keletihan, cuaca extrim dan metabolik. Selanjutnya faktor stress juga dapat menimbulkan sakit. 

" Gejala dimulai tidak mau makan dan daya tahan tubuh menurun serta disusul flu, saluran nafas. Inilah penyebab naiknya angka sakit dan jemaah meninggal dunia di Makkah," demikian dikatakan Ketua TPHD Sergai Ir H Soekirman yang disampaikan kepada Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Drs H Akmal, M.Si melalui WhatApps langsung dari Makkah, Arab Saudi, Selasa (20/8/2019) malam.

Turut serta juga dalam pencerahan kesehatan ketua Kloter H. Husin Syarif dan TPIHI Drs.H.Syafaruddin Daulay dan TKHD kloter 7 dr.Hj.Sri astuti serta dr.Hj.Lili dan Amir B siregar S.Kep.

Lebih lanjut disampaikan Soekirman, hingga saat ini jumlah jemaah Indonesia meninggal di tanah suci mencapai lebih dari 230 orang. Sementara jemaah yang mulai sakit dan tidak bisa ditangani di posko kloter, dirujuk ke KKHI sektor. Akan tetapi, jika masih tidak teratasi maka akan dirujuk ke RS Arab Saudi. 

Dikatakan Bupati, bahwa Dr.Arifah nyatakan, meskipun kematian adalah takdir Allah, tetapi manusia perlu berikhtiar khususnya dalam menjaga kesehatan. Dokter juga menyarankan agar jemaah ikut anjuran banyak minum, memakai masker, dan menjaga kondisi fisik, katanya.

Sementara itu, tambah Soekirman, Tim PPIH juga menyarankan agar jemaah yang mengalami sakit segera periksa kesehatan ke TKHI kloter. " Jangan menunggu waktu, karena pencegahan awal lebih baik dari pada mengobati, demikian kesimpulan penyuluhan tanggal 20 Agustus 2019 bertempat di Rehab al Mahabba hotel Makkah.

Ziarah Kota Thaif

Jemaah haji Indonesia baik gelombang I atau gelombang II sebelum meninggalkan Makkah, menyempatkan untuk melakukan ziarah ke Kota Thaif  timur Makkah, sekitar 2 jam jika ditempuh dengan kenderaan roda empat. 

Dengan dikoordinir para karom, setiap jemaah membayar ongkos berkisar 60-100 riyal/org tergantung fasilitas perjalanan. Kota Thaif terkenal sebagai kota perdagangan Rasulullah SAW yang letaknya dipegunungan sehingga hawanya dingin.

 Di Thaif jemaah ziarah antara lain di Masjid Al Abbas, Masjid Bilal bin Rabbah, Perkebunan Rasulullah, makam Ikrimah (putra Abu Jahal), pabrik parfum dan banyak lagi tempat bersejarah. Di kota Thaif ini pula Rasulullah, SAW banyak mendapat tantangan dizamannya, cerita Soekirman.

Kargo Ramai Pengunjung

Dalam setiap kesempatan, PPIH selalu mengingatkan agar  jemaah tidak membawa barang bawaan melebihi kuota yang sudah ditetapkan yakni 32 kg bagasi dan 1 koper kecil di kabin, serta tas paspor. Kemudian jangan masukkan air zamzam ke bagasi, karena air zamzam sudah dijatah setiap peserta haji hanya diperbolehkan mengambil 5 liter di asrama haji embarkasi masing-masing. 

" Pengawasan maskapai penerbangan sangat ketat. Sudah banyak bagasi yang dibongkar dan semua zamzam yang ditemukan harus ditinggal tidak boleh dibawa dalam pesawat terbang," ungkap Soekirman.

Menyadari hal tersebut, lanjut Soekirman, dan besarnya nafsu belanja maka bisnis kargo jadi tumpuan. Setiap hari ada yg menawarkan kurir kargo dengan harga RAS 13-14/kg sampai kealamat jemaah. Syarat pengiriman baru dilayani minimal barang yang akan dikargo beratnya 10 kg. 

Sementara itu untuk jadwal sampai di Indonesia sekitar 20 hari sejak tanggal pengiriman. Umumnya jemàah kirim lewat kargo barang-barang seperti ambal, sajadah, dan barang lain sebagai oleh-oleh atau pakai sendiri. Ada yang menyatukan barang kiriman secara kelompok agar beratnya lebih 10 kg per paket kiriman, kata Soekirman melaporkan dari Makkah, Arab Saudi.,(Aripin)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *