HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Baksos Bansos Batam Belawan Budaya BUMN/BUMD Daerah DAIRI Dirlantas Ekonomi Gelar OPS Giat Ops Headline Hut Bhayangkara Internasional Kairo Kesehatan Kriminal Laeikan Mapolres Medan Narkotika Nasional Olahraga Opini PAKPAK BHARAT Pancur Batu Pemerasan Pendidikan Penemuan Ular Piton Raksasa Politik & Hukum Samsat Medan Utara Satlantas Sergai SINGKIL SUBULUSSALAM Sumut Tanjung Balai Tebing Tinggi Teknologi Tersengat Arus listrik Tegangan Tinggi

Daerah

Kriminal

Header Ads

ad
               Tiga Tersangka Pengedar 20.000 Pil  Ekstasi  Dan 8,3 Kg Narkotika  Jenis  Sabu  Berhasil di Amankan Polda Kepri

By On November 30, 2020

 Pewarta : jani Budi Darmo Lumban Tobing



                       

Batam, prospeknews.co.id- Ditresnarkoba Polda Kepri dan Sat Resnarkoba Polresta Barelang berhasil mengamankan tiga orang tersangka Inisial DE, AC dan AK alias hu K atas dugaan tindak pidana narkotika jenis Pil Ekstasi dan Sabu. Sebanyak 20.000 Pil Ekstasi dan 8.322 gram Sabu berhasil diamankan dari tangan para tersangka. Hal tersebut disampaikan oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, M. HUM, didampingi oleh Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, S.H., S.Ik., M.H, Kabid HumaS Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhard S., S.IK, M.Si, dan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, saat Konferensi Pers di Media Center Bid Humas Polda Kepri, Senin (30/11/20).

"Hal pertama yang saya sampaikan adalah pengungkapan Narkotika jenis Sabu sebanyak 8 bungkus besar yang berawal dari informasi yang diberikan oleh masyarakat kemudian ditindak lanjuti oleh Tim Opsnal Ditresnarkoba Polda Kepri. Pada tanggal 24 nopember 2020, sekira jam 16.00 wib, dilakukan undercover untuk menjemput seorang tersangka Inisial DE yang membawa narkotika jenis sabu tersebut dari malaysia dengan menggunakan kapal speed boat fiber. Saat tiba dilokasi tim langsung melakukan penangkapan dan membawa tersangka ke Perairan Laut Nongsa, Kota Batam dan disaat dilakukan penggeledahan ditemukan 1 buah jerigen warna biru", ujar Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs, Darmawan, M. Hum.

"Didalam jerigen tersebut berisikan 5 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk qing shan, 2 bungkus sabu yang dibungkus dengan plastik kemasan merk Guan Yin Wang, dan 1 bungkus sabu yang dibungkus dengan lakban warna coklat dan setiap bungkusan sabu tersebut dibalut lagi dengan pempers merk drypers. Dari penangkapan terhadap Inisial DE kemudian tim melakukan pengembangan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka kedua berinisial AC pada hari selasa, tanggal 24 nopember 2020, sekira jam 23.00 wib di parkiran Hotel Ramayana, Nagoya, Kota Batam. Kemudian tim terus melakukan pendalaman lagi dan didapatkan satu berinisial A yang masih menjadi DPO", Jelas Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, M. Hum.

"Dari hasil penimbangan keseluruhan barang bukti narkotika jenis sabu tersebut seberat 8.322 gram dengan dua orang tersangka berinisial DE dan AC dan hasil interogasi terhadap tersangka bahwa barang haram tersebut akan diedarkan di wilayah Surabaya dan Madura". Ungkap Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, M. Hum.

"Berikutnya pengungkapan Narkotika jenis Ekstasi sebanyak 20.000 Butir, Kronologisnya berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkotika Internasional dari Malaysia ke Indonesia diwilayah perairan Batam. Kemudian dilakukan Observasi dilapangan Tim opsnal dari Polda Kepri pada tanggal 18 November 2020 sekira jam 18.00 wib berhasil mengamankan satu orang laki-laki Inisial AK alias K dan pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan pil atau tablet berwarna biru dan pink yang diduga narkotika jenis Ekstasi sebanyak 20.000 butir dengan rincian 10.600 butir pil berwarna biru dan 9.400 butir pil berwarna pink. Tersangka diamankan di Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam". Jelas Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, M. Hum.

"Dari keterangan tersangka bahwa barang bukti tersebut berasal dari Malaysia dan sampai saat ini Tim dari Dit Resnarkoba Polda Kepri terus melakukan pendalaman dan pengembangan dan diharapkan ini bisa membuka jaringan nya sehingga kita bisa mengungkap lebih banyak lagi barang bukti dan tersangka. Dan informasi yang kita dapat Pil ini akan diedarkan di Kepri dan didistribusikan ke tempat-tempat lain", ujar Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Darmawan, M. Hum.

"Atas perbuatannya para tersangka diatas dapat dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau Pasal 123 ayat (1) Undang-Undang no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana dengan pidana  mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana Penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun" Tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S. S.IK., M.Si./jbd/


Roy Sitepu Menantu Kades Betimus Terlibat Kasus Pembakaran Masuk Penjara

By On November 30, 2020

 



Pancur Batu,Prospnews.co.id – Kerja keras Polsek Pancur Batu akhirnya membuahkan hasil yang manis. Setelah sebulan melakukan penyelidikan terhadap kasus pembakaran sebuah rumah yang berada di Dusun II ,Desa Betimus Lama,Kecamatan Sibolangit

Dilansir dari laman Sinar Pagi Indonesia Pada Senin Malam, Satu persatu pelaku pembakaran akhirnya berhasil diringkus Polsek Pancur Batu . Roy Sitepu dan Edo berhasil ditangkap sementara (K) masi sedang dalam pengejaran .

Penangkapan pelaku dan otak pelaku pembakaran dipimpin langsung oleh Kapolsek Pancur Batu Akp Dedy Dharma,SH didampingi Kanit Reskrim Akp Syahril Siregar,SH serta tim Opsnal lain nya .

Dimana Roy Sitepu yang diduga menjadi otak pelaku menyuruh rekan nya Edo dan (K) untuk membakar sebuah rumah di perladangan dengan imbalan Rp 5.000.000 .

Informasi yang dihimpun bahwa Roy Sitepu merupakan menantu Matius Sembiring yang merupakan Kades Desa Betimus Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang.

Kapolsek Pancur Batu Akp Dedy Dharma,SH didampingi Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Akp Syahril Siregar ,SH usai meringkus Roy Sitepu menjelaskan bahwa ,’ Roy Sitepu ditangkap karena diduga kuat sebagai Otak Pelaku yang menyuruh E dan K untuk melakukan pembakaran .

” Roy Sitepu berjanji memberikan sejumlah uang jutaan rupiah kepada E dan K untuk membakar sebuah rumah di Dusun II Desa Betimus dan permintaan tersebut pun akhirnya dipenuhi oleh E dan K.,”Tutur Kapolsek Pancur Batu

Lanjut Kapolsek ,’berdasarkan hasil penyelidikan. kami langsung menangkap Edo pada tanggal 24 November 2020 pukul 01.00 Wib dan hasil dari keterangan dari Edo kami melakukan penangkapan terhadap Roy Sitepu pada malam hari ini 28 November 2020 bersama barang bukti satu unit sepeda motor merk Yamah Jenis Mio dengan nomor Polisi BK 3996 IY .

“Untuk sementara ini kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap Tersangka Roy Sitepu yang diduga menjadi otak pelaku serta kami akan melakukan penyelidikan dari mana Roy bisa memperoleh jutaan uang yang dijanjikan kepada rekan rekan nya untuk melakukan pembakaran rumah dan untuk pelaku yang lain nya (K) masi dalam pengejaran ,”Jelas Mantan Kasat Reskrim Polres Langkat Dedy Dharma.

Kapolsek juga menjelaskan bahwa tersangka dijerat dengan pasal 187 dengan ancaman hukuman kurungan badan selama 12 Tahun penjara .Pungkasnya


 Israel punya robot militer bersenjata? Ini faktanya

By On November 30, 2020





Jakarta,Prospeknews.co.id - Israel telah memiliki robot militer dengan senjata mematikan, demikian sebuah unggahan di Twitter yang menyertakan video aksi sebuah robot.

Dalam video itu, robot terlihat melepaskan tembakan menuju beberapa papan sasaran. Tembakan itu pun tidak ada yang meleset.

Unggahan pada 27 November 2020 tersebut telah disukai 2.900 pengguna lain Twitter, serta sudah dibagikan ulang sebanyak 1.600 kali hingga Senin (30/11).  

Berikut isi lengkap unggahan di Twitter terkait robot militer Israel yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia:

"Menakjubkan #Robot #Militer dari #Israel. Angkat topi untuk petugas yang bereksperimen dengan robot bersenjata mematikan ini dengan mempertaruhkan nyawa mereka. Ini menunjukkan keyakinan mereka pada mesin yang dirancang untuk menumpas predator dan teroris dengan presisi".

Lantas, apakah benar saat ini Israel telah memiliki robot militer bersenjata?
 

Tangkapan layar hoaks yang menyatakan Israel punya robot militer bersenjata (Twitter)



Penjelasan:
Faktanya, unggahan milik pengguna Twitter tentang robot militer Israel itu merupakan hoaks.

Video asli berdurasi empat menit lebih yang menampilkan robot bersenjata tersebut telah dimuat oleh akun Youtube Corridor dengan judul "New Robot Makes Soldier Obsolete (Corridor Digital)", sejak 26 Oktober 2019, sebagaimana dilaporkan turnbackhoax.id. 

Dalam kolom keterangan di kanal Youtube Corridor, dijelaskan video itu merupakan parodi komedi dan tidak dimiliki, didukung, dibuat oleh, atau terkait dengan perusahaan Boston Dynamics.

Tidak terdapat informasi yang menyatakan robot maupun video itu merupakan milik Israel.

Hingga Senin (30/11), video asli milik akun Corridor tersebut telah disukai satu juta orang lebih dan telah ditonton hingga 49 juta kali.

Klaim: Israel punya robot militer bersenjata
Rating: Salah/Disinformasi

Sumber:Antara news


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *